Semarang - PSIS Semarang kembali mengalami kekalahan ketika menjamu Dewa United pada pertandingan pekan ke-21 BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (3/2/25).
Septian David Maulana dkk. harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 1-4.
PSIS sebetulnya mencetak gol terlebih dahulu di awal babak pertama melalui Sudi Abdallah.
Namun Dewa United berhasil mencetak empat gol melalui hattrick Alex Martins dan Ricky Kambuaya.
Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengatakan bahwa Dewa United pada pertandingan Senin malam menampilkan permainan yang sangat baik sehingga PSIS harus menerima kekalahan tersebut.
"Menurut saya kami melawan tim terbaik di Indonesia saat ini. Sebetulnya kami mengawali laga dengan bagus, terbukti kami bisa cetak gol cepat dan sesuai rencana kami. Kami merencanakan kompak bertahan lalu menyerang lewat counter attack," ujar Gilbert Agius pada sesi jumpa pers setelah pertandingan.
"Kemudian ada peluang lain yang bisa kami ciptakan tapi mereka bermain dengan posession ball begitu baik," imbuh pelatih asal Malta ini.
Gilbert juga mengatakan bahwa di babak kedua ia mencoba mengubah pola permainan PSIS, namun gol Dewa United di awal babak kedua dan di akhir babak kedua membuat PSIS tak mampu mengejar ketertinggalan.
"Sayangnya kami kecolongan dua gol. Babak kedua, mereka cetak gol cepat. Kami mencoba lakukan perubahan dan perubahan, mengganti pola permainan, coba mencetak gol di babak kedua tapi kami gagal," tutup Gilbert.
Sementara dari sisi pemain, Ruxi yang hadir dalam sesi jumpa pers mengatakan bahwa ia setuju dengan statement Gilbert bahwa Dewa United bermain lebih bagus.
Namun pemain asal Spanyol ini mengatakan bahwa ia dan rekan-rekan satu tim telah berusaha untuk bekerja keras sepanjang pertandingan.
"Seperti yang dikatakan pelatih, di babak pertama kami memulai pertandingan dengan hal yang berbeda (red-strategi yang berbeda), namun Dewa United mampu mencetak dua gol di babak pertama dan mereka bermain dengan baik serta sulit ditembus, namun pemain-pemain PSIS tetap mencoba menembus pertahanan Dewa United, di babak kedua mereka kembali mencetak gol dan kami juga memiliki beberapa peluang dan melakukan pressing tinggi namun kami belum beruntung dan selamat untuk Dewa United," tandas Ruxi.